STP (SEBLAK CEPAT SAJI)


 (STP)

SEBLAK CEPAT SAJI

1.     Segmentasi

Segmentasi pasar adalah proses membagi pasar yang luas menjadi kelompok-kelompok konsumen yang memiliki karakteristik serupa, seperti kebutuhan, preferensi, perilaku, atau demografi.

a)       Segmentasi Demografis:

·   Usia: Produk Seblak Cepat Saji bisa ditujukan untuk konsumen kelompok usia yang beragam, dari anak-anak sampaidewasa (10-40 tahun).

·   Jenis Kelamin: Produk Seblak Cepat Saji bisa ditujukan untuk konsumen khususnya Wanita, tapi pada kenyataan pasar bahwasanya pria dan wanita sama saja.

·   Pendapatan: Produk Seblak Cepat Saji bisa ditujukan untuk konsumen dengan  pendapatan rendah sampai tinggi,  karena Seblak Cepat Saji memiliki harga yang terjangkau.

·  Pendidikan: Produk Seblak Cepat Saji tidak melihat konsumen dari latar belakang pendidikan.

b)      Segmentasi Perilaku:

·       Kebiasaan Belanja: Produk Seblak Cepat Saji bisa ditujukan untuk konsumen yang lebih suka berbelanja makanan atau camilan tanpa mengantri tetapi dengan mudah dibuat dan disajikan dirumah.

·    Interaksi Online: Produk Seblak Cepat Saji bisa ditujukan untuk konsumen yang lebih suka berbelanja online, dikarenakan Seblak Cepat Saji akan dipasarkan secara online.

c)       Segmentasi Psikografis:

·   Gaya Hidup: Produk Seblak Cepat Saji bisa ditujukan untuk konsumen yang mengisi waktu luang dengan makan, tidak ingin mengantri tapi dipermudah dengan pembuatan dan penyajian dirumah. 

·   Nilai: Produk Seblak Cepat Saji bisa ditujukan untuk konsumen yang mementingkan kepuasan sebagai prioritas dan kemudahan sebagai bonusnya.

·   Minat: Produk Seblak Cepat Saji bisa ditujukan untuk konsumen yang tertarik ketika melihat iklan yang menawarkan kepuasan sebagai prioritas dan kemudahan sebagai bonusnya.

2.     Targeting

Proses penargetan melibatkan analisis dan pemilihan segmen yang dianggap paling potensial untuk dijangkau, dilayani dan yang akan dijadikan target.

a)   Ukuran Segmen: Produk Seblak Cepat Saji memiliki segmen pasar yang sangat besar, banyaknya konsumen yang berusia 10-40 tahun dan semakin meningkatnya tren pembelian makanan online. Dengan harga yang terjangkau, serta kemudahan dan kepraktisan dalam penyajian, Seblak Cepat Saji bisa menarik berbagai segmen demografis, perilaku, dan psikografis. Segmen ini mencakup banyak konsumen dan jika mempertimbangkan penetrasi online berpotensi untuk dijangkau oleh banyak orang di Indonesia, terutama konsumen yang memiliki gaya hidup sibuk dan menginginkan kemudahan dalam penyajian makanan di rumah.

b)      Pertumbuhan: Produk Seblak Cepat Saji akan menunjukkan pertumbuhan yang pesat karena memenuhi faktor-faktor seperti memenuhi trend makanan cepat saji dan online delivery, membaca gaya hidup sibuk dan praktis, mengikuti pertumbuhan e-commerce dan digitalisasi, serta bergabung dengan pertumbuhan industri makanan instan.

c)     Aksebilitas: Produk Seblak Cepat Saji dapat dijangkau dengan mudah melalui platform e-commerce semakin populer di Indonesia. Platform ini memberikan aksesibilitas yang sangat tinggi bagi konsumen untuk memesan makanan tanpa perlu keluar rumah. Penggunaan aplikasi ini sudah sangat meluas, dan hampir semua kalangan, terutama yang berusia 10-40 tahun, terbiasa berbelanja makanan secara online. Selain itu juga ada Marketplace sebagai tempat belanja yang sangat umum bagi konsumen Indonesia, yang memungkinkan produk ini dijangkau oleh konsumen di berbagai wilayah. Dengan harga yang terjangkau, produk ini dapat dijangkau oleh konsumen dengan berbagai tingkat pendapatan, dari berpendapatan rendah sampai tinggi. Harga yang bersaing menjadikan produk ini mudah diakses oleh lebih banyak orang, tanpa batasan harga yang tinggi.

d)   Profitabilitas: Produk Seblak Cepat Saji memiliki potensi profitabilitas yang sangat baik karena beberapa alasan utama seperti harga yang terjangkau dan biaya produksi yang efisien memungkinkan untuk menjaga margin keuntungan yang sehat, permintaan yang tinggi dan terus berkembang untuk makanan praktis dan cepat saji memberikan potensi pasar yang besar serta skala ekonomi dan distribusi online memungkinkan biaya   operasional tetap rendah yang mengakibatkan  akses ke konsumen luas meningkatkan volume penjualan.

3.     Positioning

Positioning adalah langkah terakhir dalam proses pemasaran yang berkaitan dengan bagaimana suatu produk atau merek ingin dipersepsikan oleh konsumen di pasar. Dalam positioning, perusahaan berusaha menciptakan citra atau posisi produk yang unik di benak konsumen, yang membedakannya dari produk atau merek pesaing.

a)    Nilai: Seblak Cepat Saji menawarkan nilai berupa kemudahan, kepraktisan, dan kepuasan dalam satu paket. Produk ini memberikan solusi bagi konsumen yang sibuk namun tetap ingin menikmati makanan lezat, dengan cara yang cepat dan mudah disajikan di rumah. Nilai utama yang ditonjolkan adalah kenyamanan dalam menikmati makanan cepat saji tanpa harus repot mengantri atau memasak lama, cocok untuk konsumen yang mengutamakan waktu dan efisiensi.

b)  Kualitas: Kualitas Seblak Cepat Saji terjamin karena diproduksi dengan bahan-bahan berkualitas yang sudah teruji dan memiliki rasa yang autentik, menyerupai seblak tradisional. Meskipun merupakan produk siap saji, kualitas rasa dan penyajiannya tetap diutamakan agar konsumen tetap merasakan kepuasan dan tidak merasa kehilangan cita rasa asli Seblak. Selain itu, produk ini aman dikonsumsi dan diproses dengan standar kebersihan yang tinggi, sesuai dengan ekspektasi konsumen terhadap makanan instan yang berkualitas.

c)      Fitur: Kemudahan Penyajian dalam beberapa menit bisa menikmati seblak dengan cara yang sangat mudah hanya dengan menambahkan air panas atau memasaknya dalam waktu singkat, akses online karena produk ini tersedia melalui platform e-commerce sehingga memudahkan konsumen untuk membeli kapan saja tanpa perlu keluar rumah, harga terjangkau karena dengan harga yang bersaing dan terjangkau bagi berbagai lapisan konsumen sehingga menjadikannya pilihan yang praktis tanpa harus mengeluarkan banyak uang, rasa yang ditawarkan memiliki ciri khas dan hampir menyerupai seblak yang dibuat secara tradisional sehingga memberikan pengalaman makan yang memuaskan bagi konsumen dan level pedes yang dapat disesuikan sesuai keinginan.


Komentar